Chat with us, powered by LiveChat

Dovizioso Mengaku Iri Kepada Marquez, Apa Penyebabnya

Andrea Dovizioso ternyata sempat merasa iri kepada Marc Marquez lantaran ketangguhan dan konsistensi sang rider Repsol Honda tersebut meski tampil di Sirkuit yang kurang bersahabat dengannya.

Andrea Dovizioso lagi-lagi harus menelan pil pahit karena kembali gagal menjadi juara dunia MotoGP. Marc Marquez sukses mengunci titel juara duni MotoGP musim ini berat kemenangan di MotoGP Thailand yang membuat raihan poinnya tak terkejar lagi. Judi Online

Sebagai sesama pebalap, Dovizioso sejatinya mengakui bahwa Marquez memiliki kemampuan yang luar biasa. Ia memandang bahwa pebalap Marquez bisa bersaing memperebutkan kemenangan di semua lintasan, termasuk di trek yang sebenarnya bukan menjadi keunggulan rider berjuluk The Baby Alien itu.

Kondisi tersebut dinilai berbeda dengan yang dialami oleh Dovizioso. Karena bagi Dovi sendiri, ia paling bagus hanya bisa finis di posisi keempat kala mentas di lintasan yang bukan menjadi andalannya. Hal itulah yang membuat perolehan poin Marquez dan Dovizioso berjarak sangat jauh di papan klasemen hingga tak terkejar lagi. siletpoker

Meski Dovizioso menempati posisi kedua di klasemen, rider asal Italia itu tertinggal 110 poin dari Marquez. Dengan masih menyisakan empat seri balapan lagi, bukan tak mungkin selisih poin tersebut semakin melebar karena Marquez telah menyatakan untuk tetap memburu kemenangan meskipun usai menyegel gelar juara.

“Ketika kami kesulitan, kami finis di urutan keempat, itu bagus, namun tidak cukup. Saya sedikit kecewa soal itu. Marc, saya pikir, cukup kuat untuk memperjuangkan kemenangan atau podium di setiap balapan, bahkan meski dia berada di lintasan yang buruk baginya,” ujar Dovizioso sepeprti diktuip dari laman Autosport.

“Ini adalah bagian yang membuat saya tidak terlalu bahagia. Tujuan kami adalah untuk naik ke podium dan kami (cukup sering) tidak mencapai ini. Ini adalah negatif,” tandasnya.